Tuesday, July 31, 2012

Aktor Indonesia Berakting di Fast and Furious 6


fast farius 6
Berita gembira kembali menghampiri dunia perfilman Indonesia. Setelah Iko Uwais main film Hollywood berjudul Man of Tai Chi karya Keanu Reeves, kini giliran Joe Taslim yang mengikuti jejak rekannya itu.

Aktor yang telah sukses memerankan Sersan Jaka di film The Raid resmi bermain di film Fast and Furious 6 arahan sutradara Justin Lin.

Seperti dilansir Collider.com, Selasa (30/7), Joe Taslim memerankan tokoh antagonis bernama Jah dan pastinya ia akan beradu akting dengan bintang-bintang Fast and Furious seperti Vin Diesel, Paul Walker dan Dwayne Johnson.

"Thank You/Terima kasih semua atas dukungannya... saya sangat beruntung lolos audisi. Saya masih harus belajar banyak di sini.. thank u," kicaunya melalui Twitter @Joe_Taslim, Minggu (29/7) lalu.

Lolosnya Joe Taslim pada audisi pemeran Fast and Furious 6 tentunya tak terlepas dari bakatnya dalam dunia seni peran dan seni bela diri, karena dalam film Fast and Furious banyak adegan-adegan perkelahian atau adu fisik.

Mengenal lebih dekat Joe Taslim, pria kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 ini ternyata adalah seorang seorang atlet judo profesional. Joe bahkan memiliki sederet prestasi gemilang di bidang olahraga atau seni bela diri yang berakar dari Jepang.

Di kancah olahraga nasional Joe mempersembahkan medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008. Sedangkan di kancah olahraga internasional, Joe berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dalam ajang SEA Games 2007 dan medali emas dalam ajang South East Asia Judo Championship Singapore 1999.

Joe menuturkan bahwa film The Raid telah mengubah drastis kariernya di dunia seni peran. "Thank you so much my brother, friend, sensei @ghuwevans, helping me through the auditions. It's very tough process.The Raid changed my life," tambahnya.

Sunday, July 29, 2012

Dalam 48 Jam, Duit Zuckerberg Raib Rp 28,3 Triliun




California - Merosotnya saham Facebook akhir-akhir ini membuat sang pendiri sekaligus pemilik saham Facebook, Mark Zuckerberg, mesti merelakan duitnya. Akibat anjloknya saham pada penutupan bursa Rabu, 25 Juli 2012 waktu setempat, Mark kehilangan hampir US$ 3 miliar atau sekitar Rp 28,3 triliun.

Kini jumlah sahamnya hanya sekitar US$ 11,8 miliar, jauh dari saat penawaran saham perdana (IPO) Facebook yang sebesar US$ 19 miliar.

Merosotnya saham Facebook tak hanya terjadi beberapa hari terakhir ini. Usai IPO pada 18 Mei kemarin Facebook terus berjuang agar sahamnya tak turun.

Di hari pertama IPO, saham jejaring sosial tersebut sempat naik dari US$ 38 menjadi US$ 45 per lembar. Namun kemudian harga saham itu naik-turun pada hari-hari berikutnya.

Fluktuasi saham paling bergelombang terjadi pada beberapa hari belakangan. Awalnya Zynga, perusahaan yang menempatkan permainan di Facebook, melaporkan perolehan laba mereka turun drastis. Ini membuat para investor Facebook ketakutan.

Namun kemarin Facebook menyebutkan pendapatan laba kuartal kedua mereka melebihi perkiraan para analis dan meninggalkan ketidakyakinan bursa. Hal itu terjadi karena perusahaan tersebut telah berhasil meningkatkan jumlah penggunanya menjadi 955 juta yang menyebabkan naiknya jumlah dolar yang mereka peroleh.

Selain itu, meski usai IPO saham Facebook sempat anjlog, Mark justru mendapat keuntungan. Ini terjadi saat suami Pricilla Chan itu menjual sebagian sahamnya karena mesti membayar pajak. Penjualan tersebut membuat Mark untung besar dan akan membuat lainnya iri. Dia menjual 30,2 juta saham dengan harga US$ 37,58 per lembar. Membuat kantongnya mendapat pemasukan lebih dari US$ 1,1 miiliar dari hasil keuntungan.